Senin, 28 Oktober 2013

PERTANGGUNG JAWABAN TERHADAP DIRI SENDIRI

asalamualaikum wr wb

Salam hangat untuk semuanya
Sudah lama nih enga buka my blog
Wah wah semoga semua kabarnya baik - baik saja ya . amiin
dari dulu pengen menjadi seoarng penulis sampai sekarang enga ke sampaian (kasian banget ya) heee ..
Buatku menjadi seoarang penulis bukanlah karya tulisan saja yang dihasilkan namun inpirasi yang tertanam dihati tersampaikan lewat tulisan dan menjadi cerminan diri sejauh mana apa yang kita inginkan
Sudah ditahap mana ya kita menjadi seseorang yang kita ingikan ?
ingat ! ....
tidak semua orang tepat berdiri diposisi yang diidamkannya, misal banyak orang yang kekuarangan namun dia sangat bermimpi menjadi orang yang kaya raya dan banyak juga seorang pengangguran namun dia sangat berkerja keras untuk mendapatkan pekerjaan namun semua perusahaan yang ia lamar menolaknya. Semua mahluk dan jiwa raga yang hidup, sudah mempunyai jalannya masing-masing, kadang disatu sisi apa yang kita mau tidak sesuai dengan kenyataan.
Kekecewaan, kesedihan, serta kebahagiaan yang kita lihat di diri orang lain itu adalah bentuk nyata terhadap kehidupan kita masing. Berusaha dan berdoa adalah modal utama, setiap apa yang kita usahakan dalam bentuk apapaun itu sudah dalam proses menjadikan diri sebagai pribadi yang ingin lebih baik sebelumnya.
Pribadi yang baik tidak dapat dinilai dari luar saja atau dari perbuatan baik kita. Jangan cepat merasa puas ketika kita mendapatkan suatu kebaikan jangan cepat pula merasa terbawah ketika kita mendapatkan suatu masalah yang tidah ada habisnya, jadikan diri sebagai pondasi kehidupan kita masing-masing.
Jabatan setinggi apapin tidak ada apa-apanya yang ada apa-apanya pertanggung jawaban kita terhadap diri kita kelak.
wah wahhh . . enga sadar sudah lumayan panjang lebar heeee
Terimakasih ya semuanya semoga apa yang kita lakukan bermanfaat untuk orang banyak
(tidak ada kejadian kebetulan, tidak ada kejadian sia-sia, semua hanya bisa terjadi dengan Izin-Nya )
wasalam

Rabu, 09 Mei 2012

Besyukur Untuk Hal Kecil

himpunan tulisan sederhana lewat sudut pandang berbeda Maka Bersyukurlah Tiap dari kita, manusia, tentu diberi rasa untuk merasa. Ada manis, kadang pahit, terlalu asin, bahkan masam. Semua rasa terasa karena ada rasa untuk merasa. Soal makanan misalnya. Apa makanan favorit Anda? Semua orang pasti punya makanan favoritnya masing-masing. Ada yang suka ayam, sayur, ikan, sup, kari, rendang, dan sebagainya. Bayangkan saat Anda mengecap makanan itu. Rasakan saat-saat lidah Anda menyentuh lembutnya hidangan, dan melumatnya. Tenggorokan terasa nyaman dan akhirnya mengenyangkan perut. Soal hati. Tiap orang pasti ingin berpasangan. Itu sudah jadi kodrat bahwa manusia diciptakan berpasangan. Bercinta, tiap orang tentu mendamba. Tua muda, kecil besar, kaya miskin, semua ingin bercinta. Merasakan cinta juga adalah fitrah manusia. Coba Anda juga bayangkan saat-saat indah bersama pasangan dan memadu kasih dengannya. Indah terasa. Kala mentari membuka hari. Merasakan kesegaran embun pagi. Menghirup udara pagi hari. Itu semua terasa sebab kita punya rasa. Dan, yang terpenting adalah kesehatan. Sehat adalah nikmat. Coba semua hal indah tadi harus dihadapi dalam keadaan sakit. Semua pasti menjadi tidak indak, tidak enak, serba salah, dan serba susah. Makanan akan terasa lezat. Hadapi hari dengan percaya diri. Saling sayang dan mencintai. Jika semua terasa luar biasa nikmat, itu karena kita sehat. Sudahkah kita syukuri itu?